Aturan Surat Lamaran Kerja dengan disertai Penjelasannya.

Surat Lamaran Pekerjaan adalah surat yang dibikin untuk melamar kerja pada  sebuah perusahaan, pabrik atau juga instansi tertentu. Dalam pengerjaan surat lamaran kerja tersebut sebaiknya dibikin dengan aturan yang sudah ditentukan, adapun sitematika aturan surat lamaran pekerjaan tersebut ialah seperti berikut.

Aturan Surat Lamaran Kerja dengan disertai Penjelasannya.

1. Tempat dan Tanggal Pembuatan Surat

Tempat dan tanggal pembuatan surat ditempatkan di sudut atas kanan tanpa titik diakhir, karena bukan sebuah kalimat.

Contoh: Subang, 25 July 2021

2. Lampiran dan Perihal

a. Kata Lampiran dan perihal tulisannya jangan dipersingkat, misalnya seperti lampiran jadi lamp. Itu tidak boleh.

b. Angka dalam kolom lampiran ditulis memakai huruf, semisalnya:

Lampiran: Tujuh lembar
Perihal : Permakluman

3. Alamat Surat
Alamat surat menggunakan Kepada.
Penulisan alamat dianjurkan tidak melampaui tiga baris.
Dalam penyebutan jabatan atau posisi tidak dibolehkan menyebutkan jenis kelamin, seperti bapak atau ibu. Meskipun kita telah tahu bahwa yang menjabat diperusahaan tersebut laki-laki atau perempuan.
Penulisan kata “Jalan” pada alamat tidak diperbolehkan untuk dipersingkat.
Tidak menggunakan titik dimasing-masing akhir barisnya.

Sebagai contoh:

Yth. Manajer Cara Kelas
Jalan Cagak Nomor 10, Subang
Jawa Barat

4. Salam Pembuka

Dalam penulisan salam pembuka “Dengan hormat” gunakan tanda baca koma (,).

Contoh penggunaaan tanda koma ( ,):

Dengan hormat,

5. Alinea Pembuka

Alinea pembuka seharusnya menggunakan bahasa yang baik dan santun. Tujuannya supaya pihak perusahaan yang membaca surat yang dibuat tidak tersinggung. Dalam alinea ini berisi pernyataan umum yang menggambarkan mengenai diri pelamar.

6. Isi

Di dalam bagian isi ini terdapat:

a. Identitas

Isi identitas berisi info berupa nama, tempat tanggal lahir, alamat, pendidikan paling akhir, dan bisa ditambahkan lagi sesuai keperluan. Di dalam menuliskan informasi tersebut, huruf awalnya menggunakan huruf kecil.

Contoh:

nama : Yulius Tanding
tempat tanggal lahir : Bandung, 28 July 1990
pendidikan terakhir : S-1 Tehnik Tekstil

b. Maksud dan Tujuan

Maksud dan tujuan merupakan informasi terkait alasan pelamar perkerjaan dalam menulis surat tersebut.

c. Menyatakan Lampiran

Di dalam lamaran pekerjaan terdapat sejumlah lampiran mengenai persyaratan yang sudah diminta oleh Perusahaan yang membutuhkan karyawan. Oleh karenanya, pelamar harus memenuhi lampiran yang diminta oleh perusahaan atau instansi tersebut.

Selanjutnya, di tiap detail digunakan tanda baca titik koma (;) dan diakhir lampiran digunakan tanda baca titik (.).

Contoh:

foto copy ijazah yang sudah dilegalisir;
foto copy kartu tanda penduduk;
pasfoto ukuran 3×4.

7. Penutup

Di bagian penutup surat, haruslah memperlihatkan jika pelamar ini benar-benar semangat dalam melamar pekerjaan tersebut.

Misalnya:

Demikian surat lamaran pekerjaan ini saya buat. Besar harapan saya agar bisa menjadi bagian dari perusahan yang bapak pimpin.

8. Salam Penutup

Di bagian pertama udah diawali dengan salam pembuka, dan tentunya penulisan surat ini harus diakhiri salam penutup. Seabagai surat lamaran, salam penutup itu penting, karena sebagai bentuk dari etika, sopan santun, dan penghormatan.

Contoh dari salam penutup ialah “Hormat Saya,”

9. Tanda Tangan dan Nama Jelas

Tanda-tangan ini diletakkan umumnya di sudut kanan bawah surat, lalu diikuti dengan penulisan nama lengkap:

Contoh:

Hormat saya,

↺(ttd)

Yulius Tanding

Nach demikian tentang Sistematika Surat Lamaran Pekerjaan dan sedikit penjelasannya. Mudah-mudahan artikel ini menjadi referensi dan bermanfaat.. Aamiin..

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published.